Kamis, 03 Maret 2011

MAKALAH PERAN KEBUDAYAAN DALAM MEMBENTUK KEPRIBADIAN

PERAN KEBUDAYAAN DALAM MEMBENTUK KEPRIBADIAN




ILMU BUDAYA DASAR




Dibuat Oleh : ROHMAN MUBAROK

Program Studi Ilmu Komputer dan Tekhnologi Informasi

Jurusan Sistem Informasi

UNIVERSITAS GUNADARMA

Mata Kuliah : Ilmu Budaya Dasar

Dosen : Muhammad Burhan Amin

Topik Makalah

PERAN KEBUDAYAAN DALAM MEMBENTUK KEPRIBADIAN

Kelas : 4 KA 28

Dateline Makalah : 28 Februari 2011

Tanggal Penyerahan atau Upload Makalah :

SURAT PERNYATAAN

Dengan ini kami menyatakan bahwa seluruh pekerjaan dalam tugas ini kami buat
sendiri tanpa meniru atau mengutip dari tim/pihak lain.
Apabila terbukti tidak benar, kami siap menerima konsekuensi untuk mendapat
nilai 1/100 untuk mata kuliah ini.

PENYUSUN

N P M

Nama Lengkap

Tanda Tangan

17110367

Rohman Mubarok

KATA PENGANTAR

Assalamualaikum Wr. Wb.

Saya panjatkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT, yang telah memberikan saya waktu, kesempatan dan juga ilmu dalam menyelesaikan makalah ini. Dan tidak lupa saya ucapan terima kasih kepada para narasumber informasi yang saya dapatkan dari internet. Serta saya haturkan terima kasih kepada Bpk. M. Burhan Amin selaku dosen pembimbing kami.

Dalam penyusunan makalah dengan kerja keras dan juga bantuan dari berbagai pihak, saya berusaha untuk memberikan hasil yang maksimal dalam menggali informasi. Walaupun di dalam pembuatannya saya menghadapi kesulitan dikarenakan keterbatasan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang saya miliki. Saya menyadari masih banyak kekurangan dalam penulisan makalah ini. Oleh karena itu, kritik dan saran membangun sangat saya butuhkan untuk dapat menyempurnakannya di masa mendatang.

Adapun tujuan dari penyusunan makalah ini adalah untuk melengkapi tugas Ilmu Budaya Dasar dengan judul “PERAN KEBUDAYAAN DALAM MEMBENTUK KEPRIBADIAN” dengan harapan dapat memberikan manfaat serta menambah ilmu pengetahuan dan semangat bagi Mahasiswa dan juga para pembaca untuk dapat melestarikan kebudayaan daerah yang sangat berguna untuk memperkokoh ketahanan budaya Indonesia.

Jakarta, 13 Oktober 2010

Rohman Mubarok

DAFTAR ISI

JUDUL ……………………………………………………………………………………… 1
KATA PENGANTAR ……………………………………………………………………….. 3
DAFTAR ISI …………………………………………………………………………………. 4
BAB 1 PENDAHULUAN …………………………………………………………………... 5

1.1 LATAR BELAKANG …………………………………………………………………. 5

1.2 TUJUAN ………………………………………………………………………………… 6

1.3 SASARAN ……………………………………………………….………………………. 6

BAB 2 PERMASALAHAN

2.1 STRENGTH (KEKUATAN) ……………………………………………………………... 6

2.2 WEAKNESS (KELEMAHAN) …………………………………………………………... 7

2.3 OPPORTUNITIES (PELUANG) ………………………………………………………… 7

2.3 THREAT (TANTANGAN) ……………………………………………………………... 7

BAB 3 PENUTUP

3.1 KESIMPULAN …………………………………….………………………………………8

3.2 REKOMENDASI………………………………………………………………………… 8

3.3 REFERENSI ……………………………………………………………………………... 8
BAB I PENDAHULUAN

  1. Latar Belakang

Kebudayaan atau culture adalah keseluruhan pemikiran dan benda yang dibuat atau diciptakan oleh manusia dalam perkembangan sejarahnya. Para ahli sepakat bahwa kebudayaan adalah perilaku dan penyesuaian diri manusia berdasarkan hal-hal yang dipelajari.

Semua kebudayaan selalu bersifat tertib, indah berfaedah, luhur, memberi rasa damai, senang, bahagia, dan sebagainya. Sifat kebudayaan menjadi tanda dan ukuran tentang rendah-tingginya keadaban dari masing-masing bangsa .

Jenis-Jenis KEBUDAYAAN

  • Hidup-kebatinan manusia, yaitu yang menimbulkan tertib damainya hidup masyarakat dengan adapt-istiadatnya yang halus dan indah; tertib damainya pemerintahan negeri; tertib damainya agama atau ilmu kebatinan dan kesusilaan.
  • Angan-angan manusia, yaitu yang dapat menimbulkan keluhuran bahasa, kesusasteraan dan kesusilaan.
  • Kepandaian manusia, yaitu yang menimbulkan macam-macam kepandaian tentang perusahaan tanah, perniagaan, kerajinan, pelayaran, hubungan lalu-lintas, kesenian yang berjenis-jenis; semuanya bersifat indah (Dewantara; 1994).

Ki Hajar Dewantara mendefinisikan kebudayaan sebagai kemenangan atau hasil perjuangan hidup, yakni perjuangannya terhadap 2 kekuatan yang kuat dan abadi, alam dan zaman. Kebudayaan tidak pernah mempunyai bentuk yang abadi, tetapi terus menerus berganti-gantinya alam dan zaman.

Merambahnya budaya asing ke Indonesia melalui sarana multi media massa (elektronik, cetak) serta media dunia maya (internet) sangat mempengaruhi perkembangan budaya Indonesia. Dampak yang ditimbulkan ada yang bersifat positif dan ada yang negatif. Jika kebudayaan asing yang bersifat negatif memasuki sendi-sendi kehidupan bangsa, terutama para generasi muda tanpa diimbangi upaya pelestarian nilai-nilai budaya bangsa dikhawatirkan Bangsa Indonesia akan kehilangan jati diri sebagai bangsa. betapa pentingnya kita mencintai budaya ini dan mempertahankannya di tengah ”ancaman” budaya barat,

  1. Tujuan

Dalam makalah yang saya buat ini diharapkan dapat menambah wawasan saya dan pembaca untuk dapat menentukan kepribadian yang baik dalam ruang lingkup budaya di sekitar kita.

Adapun tujuan makalah ini adalah :

· Mengetahui peran budaya dalam pembentukan kepribadian yang baik.

· Mengetahui berbagai macam masalah tentang kebudayaan.

· Mengetahui cara mengatasi permasalahan mengenai kebudayaan.

· Dapat menambah pengetahuan tentang kebudayaan.

  1. Sasaran

Sasaran yang ingin dicapai untuk seluruh masyarakat luas di tanah air Indonesia tentang kebudayaan yang menjadi salah satu faktor dalam membangun kepribadian seseorang. Dikarenakan masyarakat sekarang di kalangan anak kecil, remaja dewasa, maupun orang tua sekarang kurang memperhatikan kebudayaan timur yang menjunjung tinggi nilai kesopan santunan dalam sehari – hari.

BAB II PERMASALAHAN

Analisis permasalahan peran kebudayaan dalam membentuk kepribadian dengan memperhatikan dan mempertimbangkan kondisi lingkungan internal maupun eksternal dilihat dari sisi :

1. Kekuatan (Strength)

a. Kekhasan budaya Indonesia

b. Adanya Kekayaan nilai budaya bangsa

c. Adanya suatu Pedoman Etika Kehidupan Berbangsa

d. Pengamanan dalam kemajuan teknologi semakin baik

e. Penerapan pembelajaran kebudayaan yang baik sudah banyak di laksanakan

2. Kelemahan (Weakness)

a. Kurangnya nilai suatu jati diri dan nilai-nilai suatu solidaritas

b. Minimnya komunikasi budaya, Kemampuan untuk berkomunikasi sangat penting agar tidak terjadi salah pahaman tentang budaya yang dianut. Minimnya komunikasi budaya ini sering menimbulkan perselisihan antar suku yang akan berdampak turunnya ketahanan budaya bangsa.

c. Kurangnya kesadaran masyarakat, Kesadaran masyarakat untuk menjaga budaya daerah sekarang ini masih terbilang minim. Masyarakat lebih memilih budaya asing yang lebih praktis dan sesuai dengan perkembangan zaman. Hal ini bukan berarti budaya daerah tidak sesuai dengan perkembangan zaman, tetapi banyak budaya asing yang tidak sesuai dengan kepribadian bangsa. Budaya daerah juga dapat di sesuaikan dengan perkembangan zaman, asalkan masih tidak meningalkan ciri khas dari budaya tersebut.

d. Kurangnya pembelajaran budaya, Pembelajaran tentang budaya, harus ditanamkan sejak dini. Namun sekarang ini banyak yang sudah tidak menganggap penting mempelajari budaya daerah. Padahal melalui pembelajaran budaya, kita dapat mengetahui pentingnya budaya daerah dalam membangun budaya bangsa serta bagaiman cara mengadaptasi budaya daerah di tengah perkembangan zaman

3. Peluang (Opportunity)

a. Kuatnya budaya bangsa, memperkokoh rasa persatuan
Usaha masyarakat dalam mempertahankan budaya daerah agar dapat memperkokoh budaya bangsa, juga dapat memperkokoh persatuan. Karena adanya saling menghormati antara budaya daerah sehingga dapat bersatu menjadi budaya bangsa yang kokoh.

b. Kemajuan pariwisata, Budaya daerah Indonesia sering kali menarik perhatian para turis mancanegara. Ini dapat dijadikan objek wisata yang akan menghasilkan devisa bagi negara. Akan tetapi hal ini juga harus diwaspadai karena banyaknya aksi pembajakan budaya yang mungkin terjadi.

4. Tantangan/Hambatan (Threats)

a. Kemajuan teknologi

b. Masuknya budaya asing

c. Perubahan lingkungan

d. Masih ada pembangunan yang tidak merata

BAB III KESIMPULAN DAN REKOMENDASI

1. Kesimpulan

a. Kepribadian seseorang akan terbentuk melalui lingkungan disekitar.

b. Jika budaya yang kita terapkan kurang baik maka generasi muda yang akan datang akan mengikuti kebudayaan yang kurang baik itu.

2. Rekomendasi

a. Pendorongan atas perkembangan kebudayaan bangsa yang telah dimiliki

b. Kecintaan atas apa terhadap kebudayaan bangsa kita sendiri.

c. Mengusahakan agar semua orang mampu menerapkan budaya ketimuran yang baik.

d. Berusaha menghidupkan kembali semangat toleransi, kekeluargaan, keramah-tamahan dan solidaritas yang tinggi.

Referensi

· wn32.blogspot.com/2010/03/tugas-makalal-ibd-1.html

· http://community.gunadarma.ac.id/user/blogs/view/name_dewiayupitaloka/id_3153/title_tugas-ilmu-budaya-dasar-1/

· http://docs.google.com/viewer?a=v&q=cache:emqVaspTTYUJ:slamethidayatulloh.weebly.com/uploads/5/3/8/6/5386108/pernyataan_tugas_ibd.docx+Analisis+permasalahan+peran+kebudayaan+dalam+membentuk+kepribadian+dengan+memperhatikan+dan+mempertimbangkan+kondisi+lingkungan+internal+maupun+eksternal+dilihat+dari+sisi+:&hl=id&gl=id&pid=bl&srcid=ADGEESgFRrIGhu7szkVvEEDJyvWlznwqpUop263Xq54H3IbLuPbCN71Vfl-FUSRzh9HBAiArSMB0ULlclxI1Z7rw0r61808BRsUW4c0nZEX8Vz3WJtgQEXBsCbEmY5Y-6X4G9dan8XxE&sig=AHIEtbTCGlwP_U_be214Wx9XalKv3PxJ2g

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar